Ekspor Melati Asal Tegal Semakin Menggeliat

SobatQ, melati dengan nama latin Jasminum sambac sangat diminati banyak kalangan karena memiliki aroma wangi yang khas.

Kali ini sebanyak 2,25 ton senilai 79 juta rupiah diperiksa oleh pejabat Karantina Pertanian Semarang sebelum dikirim ke Negeri Gajah Putih, Thailand.

“Bunga berbau wangi ini sebelum diekspor, dilakukan proses sortir, grading, merangkai dalam bentuk ronce dan packing. Melati segar curah dan ronce ini menjadi primadona masyarakat lokal hingga mancanegara,” tutur Buseri, pejabat karantina pertanian yang melakukan pemeriksaan.

Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Semarang mengatakan pihaknya terus mendorong ekspor melati di Jawa Tengah, melalui sertifikasi kesehatan karantina tumbuhan sesuai permintaan negara tujuan.

“Wilayah Tegal merupakan sentra produksi melati di Jawa Tengah dan kegiatan ekspor rutin dilakukan ke Thailand, Singapura dan Malaysia,” jelas Parlin.

Parlin menambahkan prospek bisnis melati diyakini kian menjanjikan seiring makin terbukanya pasar internasional. Kami mendorong petani untuk meningkatkan luas lahan dan produksi melati serta memperkuat pola kemitraan sehingga volume ekspor kian melejit.

Melati di negara tujuan umumnya digunakan masyarakat beragama Hindu dan Budha untuk ibadah. Selain itu digunakan sebagai bahan dekorasi, aksesori pengantin dan tanaman hias.

#Gratieks 🐕🍅
#KarantinaPertanianSemarang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*