Karantina Pertanian Semarang Gelar Seminar Lokal Hasil Pemantauan OPTK

Usai laksanakan kegiatan pemantauan daerah sebar OPT/OPTK, @karantinasmg gelar seminar lokal diikuti oleh Dinas Pertanian, pejabat struktural, dan tim pelaksana pemantauan. Bertindak sebagai narasumber yaitu dosen Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta , Sri Sulandari dan Tri Joko.

Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala BKP Kelas I Semarang mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi hasil pemantauan dan persiapan sebelum mengikuti seminar nasional.

Tahun ini pemantauan dilaksanakan di 10 kabupaten di wilayah Jawa Tengah. Target pemantauan berdasarkan surat edaran Badan Karantina Pertanian disesuaikan komoditas unggulan masing-masing area pemantauan.

“Organisme yang berperan sebagi vektor ataupun inang alternatif perlu dimasukkan juga dalam target sebagai indikator keberadaan OPTK. Pengamatan gejala di lapangan perlu disertai intensitas serangan masing-masing komoditas dalam hamparan area pertanaman,” jelas Sri Sulandari.

Tri Joko menambahkan gejala penyakit di lapangan banyak kemiripan sehingga pengamatan gejala spesifik dan pengujian di laboratorium perlu dilakukan secara detil sehingga validasi hasil deteksi dan identifikasinya akurat. Teknik pengambilan sampel juga harus sesuai prosedur.

“Kegiatan pemantauan merujuk pada laporan hasil temuan OPTK pada tahun sebelumnya. Temuan hasil pemantauan dikoleksi dan mengacu pada pedoman yang ditetapkan. Hasil laporan berupa data sekunder dan data primer,“ ujar Suciati Hadiwuryaningsih selaku penanggung jawab kegiatan.

#laporkarantina
#karantinapertaniansemarang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*