Meriahkan Hari Pangan Sedunia ke-41, Karantina Pertanian Semarang Ikuti Panen Cabai di Wonosobo

Semarang (26/10) – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun ini menjadi kedua kalinya, ketika negara-negara di dunia masih didera pandemi Covid-19. Pandemi telah memicu resesi ekonomi, menghambat akses pangan, dan mempengaruhi seluruh sistem pertanian pangan.

“Tema HPS 2021 yang diangkat oleh Badan Pertanian Pangan PBB (FAO) yaitu tindakan kita, masa depan kita, untuk produksi, gizi, lingkungan dan kehidupan yang lebih baik. Tema ini mengisyaratkan pentingnya sistem pertanian pangan berkelanjutan untuk membangun dunia yang lebih tangguh dalam menghadapi masa depan,” ungkap Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian saat menyampaikan arahannya dalam perayaan HPS.

Kali ini Karantina Pertanian Semarang mengikuti kegiatan panen cabai rawit merah, seluas 32 hektar di Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Wonosobo, Kepala Dinas Tanaman Perkebunan Propinsi Jawa Tengah, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, kelompok tani dan segenap petani setempat.

Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Pertanian Semarang mengatakan bahwa peringatan HPS bertujuan untuk mengingatkan masyarakat atas jasa pahlawan pangan. Berkaitan dengan hal tersebut masyarakat perlu berperan serta menciptakan produksi, gizi, lingkungan dan kehidupan yang lebih baik.

“Jawa Tengah memiliki sumber daya alam hayati yang melimpah untuk ketersediaan makanan meliputi tanaman pangan, hortikuktura dan perkebunan. Kami selalu mendukung petani supaya bereksplorasi meningkatkan produktivitas hasil komoditas pertanian,” imbuh Parlin.

“Petani muda masa kini di wilayah Jawa Tengah selalu didorong untuk berinovasi sehingga komoditas pertanian Indonesia semakin maju. Selain memenuhi ketersediaan pangan yang lebih baik, peluang ekspor komoditas pertanian masih terbuka luas,” pungkas Parlin.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianSemarang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*