Tepung Singkong Senilai 55 Juta Rupiah Tembus Ke Pasar Oman

Semarang (05/11). SobatQ, tentunya kalian tahu Jawa Tengah memiliki beragam komoditas pertanian khususnya tanaman pangan, dan sering dikenal sebagai lumbung pangan. Singkong merupakan salah satu komoditas pertanian yang berpotensi mendukung ketahanan pangan.

Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Pertanian Semarang menjelaskan bahwa lahan pertanaman singkong di Jawa Tengah cukup luas dan produksi sangat berlimpah. Masyarakat memanfaatkan lahan sempit hingga hamparan luas yang dimilikinya untuk menanam singkong. Hingga ini singkong tengah naik daun seiring dengan potensi ekspor yang kian menjanjikan.

“Karantina Pertanian Semarang selalu mendorong dan mendampingi petani milenial untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan sehingga menghasilkan singkong bermutu tinggi dan dapat bersaing di pasar internasional, “ ujar Parlin

Parlin menambahkan bahwa pendampingan kepada petani secara intensif dilakukan guna memastikan komoditas pertanian yang akan diekspor sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

Subkoordinator Substansi Karantina Tumbuhan, Cisilia Triwidiyanti mengatakan singkong secara alami tidak mengandung gluten, dimana biasa ditemukan pada gandum. Singkong ini dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan bagi penderita intoleransi gluten. Selain itu singkong juga diolah menjadi beragam produk makanan yang memiliki nilai jual tinggi.

“Kali ini Tri Widiyantanto selaku Pejabat Karantina lakukan tindakan pemeriksaan fisik dan kesehatan terhadap 5 ton tepung singkong senilai 55 juta rupiah sebelum dikirim ke Oman. Setelah dinyatakan sehat, aman dikonsumsi dan bebas dari target Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) maka terbitlah Phytosanitary Certificate,” jelas Cisilia

SobatQ, ayo sukseskan program tiga kali ekspor atau sering dikenal gratieks guna mendukung roda ekonomi nasional.

#Gratieks 🐕🍅
#KarantinaPertanianSemarang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*